KRITERIA MAKANAN BERGIZI

Kriteria Makanan Bergizi


Memilih makanan yang bergizi dan sehat adalah hal yang memang diwajibkan, sebab makanan itu sendiri yang akan menjadi asupan dalam tubuh manusia dan hasil makanan itu pula akan diperoleh dampak baik atau kurang baik atau tidak baik sama sekali. Selian sehat dan bergizi unsur “kesucian” makanan juga tidak boleh dikesampingkan.

Dalam era konsumtif ini, banyak orang mengabaikan makanan yang dengan kriteria sehat dan bergizi, namun lebih mengutamakan forsi dan kelezatannya. Mengonsumsi makanan sehat berdampak baik bagi kesehatan dan dapat menjauhkan tubuh dari ancaman penyakit-penyakit berbahaya.

Berikut ini kriteria makanan yang dianggap sehat dan bergizi adalah:

 

1.      Suci dan Bersih

Suci itu bersih dan pasti sehat, namun sehat dan bersih itu belum tentu suci. Suci itu adalah suatu yang memang asal/dasar benda itu bersih, tidak tersentuh dan tidak terkena suatu jenis yang dianggap kotor oleh orang bertabiat normal. 

Kebersihan secara umum juga perlu diterapkan, selian bersih pada sumber makanan, pola makan juga harus bersih seperti mencuci tangan sebelum makan dan juga sebelum mengolah makanan. Selain itu, bahan makanan dan peralatan memasak juga harus dicuci hingga benar-benaar bersih.


2.     Berimbang

Selain bergizi, makanan sehat yang dikonsumsi pun harus beragam. Misalnya:

a.       Dalam piring makan anak usia 5 sampai 10 tahun setidaknya tersedia 50% karbohidrat,

b.      Tersedia 30% protein,

c.       Sisanya dilengkapi dengan:

a)  Vitamin,

b)  Mineral,

c)   Serat, dan

d)  Lemak baik, yaitu lemak yang terdapat langsung pada makanan seperti lemak yang terdapat pada buah alpukat atau kacang-kacangan. Sementara lemak hasil olahan seperti yang terdapat pada gorengan dan hal ini tidak disarankan.

3.     Bergizi

Makanan yang termasuk kedalam kriteria makanan sehat harus dapat memenuhi kebutuhan gizi tubuh seperti:

a.       Karbohidrat, yaitu jenis karbohidrat kompleks dimana sifatnya lebih:

a)  Lama dicerna,

b)  Membuat kenyang lebih lama,

c)   Gula darah tetap stabil, dan

d)  Cocok bagi yang ingin menurunkan berat badan

b.      Protein,

c.       Lemak,

d.      Vitamin,

e.       Mineral, dan

f.        Serat.

Contoh makanan yang mengandung karbohidrat kompleks adalah:

a.       Beras merah,

b.      Oatmeal,

c.       Kentang,

d.      Singkong,

e.       Ubi,

f.        Talas, dan

g.       Gandum utuh.

Makanan yang mengandung karbohidrat sederhana adalah:

a.       Nasi putih,

b.      Roti putih.

 

4.      Beragam

Jika hari ini mengonsumsi nasi dengan daging ayam dan sayur bayam, maka besoknya perlu mengganti menunya dengan yang lain. Hal ini disebabkan karena semakin banyak ragam makanan sehat yang dikonsumsi, maka jumlah zat gizi yang diserap oleh tubuh pun semakin banyak dan beragam.

Lebih baik tidak bergantung pada nasi saja, karbohidrat tidak hanya terdapat pada nasi, namun terdapat pula pada:

a.       Kentang,

b.      Ubi,

c.       Talas, dan

d.      Singkong.

Teknik memasak makanan ini lebih baik jika dikukus, direbus, atau dipanggang daripada digoreng (disarikan dari situs: www.aladokter.com/pada edisi 12/2020).


Memilih makanan yang bergizi dan sehat adalah hal yang memang diwajibkan, sebab makanan itu sendiri yang akan menjadi asupan dalam tubuh manusia dan hasil makanan itu pula akan diperoleh dampak baik atau kurang baik atau tidak baik sama sekali. Selian sehat dan bergizi unsur “kesucian” makanan juga tidak boleh dikesampingkan.

Dalam era konsumtif ini, banyak orang mengabaikan makanan yang dengan kriteria sehat dan bergizi, namun lebih mengutamakan forsi dan kelezatannya. Mengonsumsi makanan sehat berdampak baik bagi kesehatan dan dapat menjauhkan tubuh dari ancaman penyakit-penyakit berbahaya.

Berikut ini kriteria makanan yang dianggap sehat dan bergizi adalah:

 

1.      Suci dan Bersih

Suci itu bersih dan pasti sehat, namun sehat dan bersih itu belum tentu suci. Suci itu adalah suatu yang memang asal/dasar benda itu bersih, tidak tersentuh dan tidak terkena suatu jenis yang dianggap kotor oleh orang bertabiat normal. 

Kebersihan secara umum juga perlu diterapkan, selian bersih pada sumber makanan, pola makan juga harus bersih seperti mencuci tangan sebelum makan dan juga sebelum mengolah makanan. Selain itu, bahan makanan dan peralatan memasak juga harus dicuci hingga benar-benaar bersih.


2.     Berimbang

Selain bergizi, makanan sehat yang dikonsumsi pun harus beragam. Misalnya:

a.       Dalam piring makan anak usia 5 sampai 10 tahun setidaknya tersedia 50% karbohidrat,

b.      Tersedia 30% protein,

c.       Sisanya dilengkapi dengan:

a)  Vitamin,

b)  Mineral,

c)   Serat, dan

d)  Lemak baik, yaitu lemak yang terdapat langsung pada makanan seperti lemak yang terdapat pada buah alpukat atau kacang-kacangan. Sementara lemak hasil olahan seperti yang terdapat pada gorengan dan hal ini tidak disarankan.

3.     Bergizi

Makanan yang termasuk kedalam kriteria makanan sehat harus dapat memenuhi kebutuhan gizi tubuh seperti:

a.       Karbohidrat, yaitu jenis karbohidrat kompleks dimana sifatnya lebih:

a)  Lama dicerna,

b)  Membuat kenyang lebih lama,

c)   Gula darah tetap stabil, dan

d)  Cocok bagi yang ingin menurunkan berat badan

b.      Protein,

c.       Lemak,

d.      Vitamin,

e.       Mineral, dan

f.        Serat.

Contoh makanan yang mengandung karbohidrat kompleks adalah:

a.       Beras merah,

b.      Oatmeal,

c.       Kentang,

d.      Singkong,

e.       Ubi,

f.        Talas, dan

g.       Gandum utuh.

Makanan yang mengandung karbohidrat sederhana adalah:

a.       Nasi putih,

b.      Roti putih.

 

4.      Beragam

Jika hari ini mengonsumsi nasi dengan daging ayam dan sayur bayam, maka besoknya perlu mengganti menunya dengan yang lain. Hal ini disebabkan karena semakin banyak ragam makanan sehat yang dikonsumsi, maka jumlah zat gizi yang diserap oleh tubuh pun semakin banyak dan beragam.

Lebih baik tidak bergantung pada nasi saja, karbohidrat tidak hanya terdapat pada nasi, namun terdapat pula pada:

a.       Kentang,

b.      Ubi,

c.       Talas, dan

d.      Singkong.

Teknik memasak makanan ini lebih baik jika dikukus, direbus, atau dipanggang daripada digoreng (disarikan dari situs: www.aladokter.com/pada edisi 12/2020).



Selain kriteria makanan sehat di atas, ada juga kriteria berdasarkan pengolahannya sehingga benar-benar sehat, yaitu:

 

1.     Rendah Gula

Gula satu sumber energi yang dibutuhkan manusia namun sejumlah penelitian terbaru mengemukakan bahwa gula tambahan dapat merusak kesehatan. Terlalu banyak gula dapat berisiko menderita obesitas dan diabetes serta penyakit jantung. Batasan konsumsi gula per orang per hari adalah tidak lebih dari 50 gram (4 sendok makan) per harinya.

 

2.     Rendah Garam

Garam mengandung natrium dan sodium, memang dibutuhkan dalam tubuh namun dalam jumlah yang sedikit yang diperlukan untuk mengatur kandungan air dalam tubuh. Jika berlebihan, garam dapat menyebabkan hipertensi hingga stroke. Konsumsi garam dalam sehari sebaiknya tidak melebihi 2.000 mg natrium/sodium atau 5 gram (1 sendok teh). 

 

3.     Rendah Lemak

Lemak, juga diperlukan dalam tubuh sebagai cadangan energy, jika berlebihan dapat berisiko penyakit jantung hingga kanker. Lemak dapat berbentuk padat dan cair (minyak). Batasan lemak dalam sehari hanya 67 gram (5 sendok makan minyak).

 

4.     Bebas GMO

Kriteria makanan sehat adalah makanan yang tidak dihasilkan dari rekayasa genetik atau Genetically Modified Organism (GMO).

 

5.     Bersih dan Diolah dengan Benar

Makanan dari bahan berkualitas bisa rusak dan menjadi tidak sehat jika tidak diolah dan disimpan dengan benar sehingga perlu tahu cara mengolahnya. Makanan yang masih segar seperti sayur, sebaiknya tidak dimasak terlalu lama agar kandungan gizinya tidak hilang dan untuk mengurangi lemak, makanan sebaiknya tidak digoreng. 

 

6.     Bacalah GMO

Bacalah dan lihatlah tulisan GMO pada setiap kemasan produk yang dibeli, apakah ada tulisan GMO? Jika ada berarti makanan itu terbuat dari bibit GMO. Makanan yang terbuat dari bibit GMO adalah makanan yang dapat dipastikan kurang berggizi dan kurang sehat (diintisari dari situs gue sehat.com edisi 12/2020)


Komentar